Menurut Hasanuddin, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan, Bahri (47), warga Dusun 2 Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas. Ketika itu Bahri sedang memancing dan melihat mayat sedang mengapung kemudian menyampaikan kepada rekannya Sultan dan Korak. Nelayan kemudian menepikan mayat ke pesisir pantai.



Sumber