<img src='https://obs.line-scdn.net/0hdaXy6g_oO05lABIo2o1EGV9WOCFWbChNATZqUDVuZXofMXxLWjMke0kEZHlMNXwQDGV0KUQFIH8aMilNUTQk' alt='2 Bocah Penumpang Kapal Nelayan yang Tenggelam di NTT Ditemukan Meninggal Dunia’ />
figure_image
{"alt":"","caption":"Kapal nelayan yang tenggelam, Minggu (5/7/2020) siang. Foto: istimewa.","hash":"0hdaXy6g_oO05lABIo2o1EGV9WOCFWbChNATZqUDVuZXofMXxLWjMke0kEZHlMNXwQDGV0KUQFIH8aMilNUTQk","quality":0,"style":0}

KUPANG- Setelah melakukan pencarian, tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil menemukan dua orang penumpang kapal nelayan yang tenggelam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Emi Frizer, mengatakan dua penumpang itu ditemukan sudah meninggal dunia.

"Ditemukan sudah meninggal dunia. Mereka tersangkut di tali pukat," ujarnya kepada wartawan, Minggu (5/7).

Menurut dia, dua penumpang kapal yang meninggal merupakan anak-anak, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Selain menemukan dua orang yang meninggal, Basarnas juga menyelamatkan seorang penumpang pria dewasa lainnya.

Sedangkan dua penumpang lainnya juga berhasil selamat dan ditemukan oleh Kapal Cepat Bahari Express pada koordinat 10° 26′ 08.37" S – 123° 20′ 42.53" E.

Saat ini, kata Emi, jenazah dua anak dan satu penumpang yang selamat, sedang berada di atas kapal KN SAR Antereja. Hingga kini, tim Basarnas masih melakukan pencarian 19 penumpang lainnya yang masih hilang.

Kapal nelayan yang mengangkut 24 orang itu tenggelam di antara Perairan Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao, Minggu siang (5/7).


(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)



Sumber