Beroperasinya ferry jarak jauh tersebut akan mengurangi kepadatan lalu lintas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali membuka layanan ferry jarak jauh Jakarta-Surabaya. Pelaksana Tugas (Plt) Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan dengan dibukanya layanan tersebut maka M Ferrindo 5 sudah dioperasikan. 

“Pada Sabtu (4/7) dini hari KMP Ferrindo mulai berlayar kembali melayani rute Jakarta-Surabaya. Berangkat dari dermaga kade 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan akan sandar di dermaga Zamrud, Tanjung Perak, Surabaya dengan waktu tempuh sekitar 54 jam,” kata Shelvy dalam pernyataan tertulisnya, Ahad (5/7). 

Shelvy mengatakan pengoperasian layanan jarak jauh tersebut untuk mendukung program tol laut dalam penyediaan sistem distribusi logistik melalui kapal ferry atau roro. Selain itu juga mengurangi beban lalu lintas angkutan darat, khususnya angkutan logistik yang biasa melewati jalur darat pantura Jawa. 

Dengan pengoperasian layanan ferry jarak jauh tersebut, Shelvy memastikan ASDP optimistis dapat mengurangi kepadatan lalu lintas darat dan biaya logistik, dan mendukung sektor pariwisata setempat. Selain itu juga ramah lingkungan serta mencapai efisiensi waktu, biaya operasional, dan pemeliharaan truk. 

“Masyarakat kini bisa menikmati perjalanan ferry Jakarta-Surabaya dengan KMP Ferrindo 5 yang menyediakan fasilitas kenyamanan selama perjalanan,” tutur Shelvy. 

Dia mengatakan, perjalanan dengan kapal ASDP tersebut akan lebih hemat, aman, dan nyaman. Kapal tersebut juga yang mampu memuat sekitar 150 penumpang dan 53 unit kendaraan campuran. 

Shelvy menambahkan, pada Juli 2020, pelayaran Jakarta-Surabaya akan dilayani KM Ferrindo 5 pada 4 Juli, 10 Juli , 16 Juli , 22 Juli, dan 28 Juli. Sedangkan jadwal pelayaran Surabaya-Jakarta dijadwalkan pada 7 Juli, 13 Juli, 19 Juli, 25 Juli, dan 31 Juli. 

ASDP mematok tarif untuk penumpang dewasa Rp 75 ribu, bayi Ro 7.500, kendarana golongan I Rp 125.000, kendaraan golongan II Rp 215 ribu, kendaraan golongan III Rp 425 ribu, dan golongan IV Rp 1.495.000. Sementara itu, kendaraan golongan IV barang Rp 1.360.000, golongan V penumpanh Rp 2.860.000, golongan V barang Rp 2.390.000, golongan VI penumpang Rp 4.845.000, golongan VI barang Rp 3.955.000, golongan VII Rp 4.985.000, golongan VIII Rp 7.445.000, dan kendaran golongan IX Rp 11.155.000. 

 



Sumber