Tim SINDOnewsBupati Lutra Pastikan Pembukaan Akses Jalan di Rampi Terus Dilakukan
Bupati Lutra Indah Putri Indriani menyambangi sejumlah daerah di Kecamatan Rampi terkait rencanan pembangunan jalan. Foto/Istimewa
MASAMBAPemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara (Lutra) terus berupaya mempercepat pembangunan infrasturktur jalan, utamanya pembukaan akses jalan menuju wilayah terisolir, seperti di Kecamatan Rampi. Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, sudah meninjau langsung sejumlah titik di pelosok Lutra itu terkait rencana pembangunan jalan.

Di Kecamatan Rampi, orang nomor satu di Lutra ini mengelilingi beberapa desa pada Jumat (12/6/2020) kemarin. Ia pun menggambarkan kondisi jalan setiap desa yang dilaluinya. Akses jalan menuju desa yang satu ke desa lainnya menjadi perhatian dia. Dari Bukit Maleda, sebuah bukit yang berdiri di antara desa Dedolo dan Rampi, ia menggambarkan kondisi jalan di sana.

Baca Juga: Pembangunan Fisik Jembatan Pombakka di Luwu Utara Ditarget Berjalan Tahun Ini

“Akses jalan dari desa Rampi menuju Dedolo, ada beberapa titik yang belum dibuka, masih jalur lama, tetapi kita juga melihat ada beberapa titik yang memang sudah dibuka. Nah, ini menjadi komitmen kita untuk terus membuka badan jalan, kemudia akan terus kita tingkatkan setelah pembukaan badan jalan dilakukan,” tutur Bupati Indah, dalam keterangan persnya, Sabtu (13/6/2020).

Menurutnya, tidak mudah melakukan pembukaan jalan di wilayah terpencil tanpa dukungan stakeholder yang ada, terutama dukungan masyarakat itu sendiri. Ia menyebutkan butuh perjuangan dan usaha yang konsisten guna memastikan pembukaan jalan di wilayah terpencil terus berlanjut, karena itu menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Lutra Siapkan Rp11 M untuk Proyek Akses ke Pelabuhan Munte

“Mungkin kita masih ingat beberapa waktu lalu, sempat viral jenazah ditandu sejauh 34 km karena sulitnya akses. Nah, ini yang coba kita upayakan agar kejadian itu tak terulang lagi. Olehnya itu, dengan segala keterbatasan, kita tetap berupaya memastikan akses jalan ini dapat dibuka, meskipun tidak sekaligus, melainkan bertahap,” imbuhnya.

Pembukaan akses jalan di Rampi tak bisa dilakukan tanpa dukungan masyarakat, terutama dalam hal pemeliharaan jalan, dan tidak kalah pentingnya, dukungan terkait kepemilikan lahan jalan yang akan dibuka. ”Kepada masyarakat Rampi, tetap bersabar, kita berupaya memastikan akses jalan di Rampi semakin membaik dari waktu ke waktu,” pungkasnya.

(tri)

preload video

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)



Sumber