Ekspansi Pasar Pontianak, SMBR Kirim 2.750 Ton Semen
“`figure_image
{“alt”:””,”caption”:”Pemngiriman perdana produk semen dari SMBR untuk dipasarkan ke Pontianak, Kalimantan. (foto: istimewa)”,”hash”:”0hsQYGkG7iLH5kPgT4oTRTKV5oLxFXUj99AAh9YDRQckodWmt6UVw2S0huIR1BD2sgCg1mGkk_N08bDj58D102″,”quality”:0,”style”:0}
“`

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk mulai melakukan ekpansi pasar ke wilayah Kalimantan dalam memasarkan produk semennya. Sebagai tahap awal, perusaan berkode emiten SMBR ini mengirim 2.750 ton semen ke Pontianak.

Direktur Pemasaran SMBR, Dede Parasade, mengatakan ekspansi ke pasar semen di Pontianak sebagai salah satu langkah strategis perseroan untuk meningkatkan utilisasi pabrik yang ada.

"Ini juga merupakan tindak lanjut dari *market trial* yang telah dilakukan Perseroan sejak 2019 lalu," katanya, Kamis (11/6).

Dede bilang, pengiriman perdana 750 ton semen ke Pontianak diangkut dari Pelabuhan Boom Baru, Palembang pada Rabu, (10/6). Dimana di Juni ini akan dilakukan dua kali pengiriman dengan kapasitas total sebanyak 2.750 ton.

“Apabila pengiriman perdana ini berhasil dengan baik, kami telah menyiapkan kontrak jangka panjang dengan distributor lokal� katanya.

Dia menjelaskan, pengiriman perdana produk semen SMBR ini bekerjasama dengan PT Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan anak perusahaan PT Pelindo II (Persero), berperan sebagai perusahaan bongkar muat yang ditunjuk SMBR untuk jasa *handling*.

Selain itu, kata Dede, perseroan menilai pasar semen di Kalimantan khususnya di Pontianak masih sangat prospektif untuk dikembangkan walaupun industri semen nasional *oversupply*.

“Kami optimis mampu merebut 5 persen pangsa pasar semen di Pontianak sepanjang 2020," katanya.

Dede menjelaskan, selain fokus pada penjualan semen di pasar Sumbagsel, SMBR kedepannya akan terus gencar menggarap wilayah pasar baru walaupun kondisi industri semen nasional pertumbuhannya cenderung negatif karena terdampak pandemi COVID-19.

“Dengan masuknya produk semen SMBR di Pontianak, kami ingin membuktikan bahwa SMBR juga mampu merambah pasar baru di luar Sumatera," katanya.

Kemudian, SMBR pun sudah menyiapkan sejumlah wilayah pasar baru di luar Sumatera yang siap digarap untuk pemasaran produk semennya guna mencapai target perseroan di 2020.

“Bahkan saat ini, kami sudah mulai melirik peluang di pasar ekspor semen dan klinker," katanya. (**jrs**)



Sumber