Beredar narasi bahwa Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mendapat jatah menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju. Narasi ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook HB yang membagikan narasi ini di salah satu grup facebook, Sabtu 4 Juli 2020. Berikut narasi lengkapnya:
 
“Reshuffle sebntar lagi…om fadli dpt jatah mentri nih…????mentri apa om cocok nya..!?..gerindra jatah jadi 3 .ya….wah ..sip. good luck om,” tulis akun HB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Unggahan ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 25 emotikon, dan 50 komentar.

[Cek Fakta] Fadli Zon Dapat Jatah Menteri? Ini Faktanya
 Penelusuran:

Dari penelusuran kami, klaim bahwa Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mendapat jatah menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju, adalah salah. Faktanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengumumkan secara resmi terkait tindak lanjut rencana reshuffle kabinet.
 

Sejauh ini, Gerindra mendapat dua jatah menteri. Pertama, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dipercaya sebagai Menteri Pertahanan. Kemudian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
 

Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi sempat mengeluarkan ancaman reshuffle. Hal itu buntut dari kinerja sejumlah jajarannya di kabinet Indonesia Maju dianggap tidak maksimal terkait penanganan covid-19.
 

“Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle (kabinet). Sudah kepikiran ke mana-mana saya,” tegas Jokowi seperti dilansir Medcom.id, Kamis 18 Juni 2020.
 

[Cek Fakta] Fadli Zon Dapat Jatah Menteri? Ini Faktanya
 

Pada 2019 lalu, nama Fadli juga diisukan masuk jajaran kabinet Indonesia Maju. Namun Fadli membantah bahwa dirinya bakal masuk kabinet.
 

“Halah, itu isu,” kata Fadli seperti dilansir Kompas.com, Minggu 20 Oktober 2019.
 

Fadli bertekad tetap mengkritisi kinerja pemerintahan Presiden Jokowi meski dua koleganya diangkat sebagai menteri. Fadli meyakini sikap kritis itu merupakan sesuatu yang perlu dilakukan dalam kehidupan berdemokrasi.
 

“Kalau cara berpikirnya karena ini sudah di koalisi terus tidak boleh mengkritik, saya kira orang itu nggak ngerti demokrasi,” kata Fadli seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin 4 November 2019.
 

Hingga berita ini dirilis, Fadli rajin mengkritisi sejumlah hal. Antara lain, ia bahkan tidak ragu menyoroti wilayah kerja kementerian yang dipimpin koleganya di Kementerian Kelautan dan Perikanan.
 

“Kalau benar kapal-kapal asing mulai masuk lagi wilayah perairan kita, ini ancaman kedaulatan sekaligus pelecehan terhadap eksistensi RI. Harus ada langkah berani usir mereka,” kata Fadli seperti dilansir Suara.com, Jumat 3 Juli 2020.
 

[Cek Fakta] Fadli Zon Dapat Jatah Menteri? Ini Faktanya
 

Berikut artikel selengkapnya:
 

Kapal Asing Terekam Ambil Ikan di Natuna, Fadli Zon: Ini Pelecehan pada RI
 

Suara.com – Kehadiran kapal-kapal asing yang masuk wilayah perairan Natuna membuat politisi Partai Gerindra, Fadli Zon, meradang. Fadli menyebut bahwa masuknya kapal asing tersebut mengancam kedaulatan negara sekaligus melecehkan Indonesia.
 

Sebuah video yang menayangkan kehadiran kapal yang diduga berasal dari Vietnam di perairan Natuna ternyata tak hanya membuat geram mantan menteri Susi Pudjiastuti, namun juga anggota DPR RI Fadli Zon.
 

Fadli menyarankan agar ada tindakan tegas untuk mengusir kapal asing yang menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia.
 

“Kalau benar kapal-kapal asing mulai masuk lagi wilayah perairan kita, ini ancaman kedaulatan sekaligus pelecehan terhadap eksistensi RI. Harus ada langkah berani usir mereka,” tulis Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Jumat (3/7/2020).
 

Sebelum Fadli Zon, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, sudah berulang kali mengungkapkan kekesalannya ketika melihat kapal asing mulai berani mencari ikan di wilayah perairan Natuna.
 

Susi juga menyayangkan longgarnya aturan soal izin kapal asing masuk ke Indonesia hingga menyebabkan nelayan Indonesia terancam. Susi lantas membagikan video yang ia dapatkan dari nelayan Natuna tentang masuknya kapal asing yang diduga dari Vietnam pada 19 Juni lalu.
 

Susi pun berharap ada pernyataan tegas dari Presiden Jokowi di masa lalu yang memerintahkan untuk menenggelamkan kapal-kapal asing yang masuk perairan Indonesia dan melanggar peraturan dengan mencuri ikan.

 

Kesimpulan:

Klaim bahwa Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mendapat jatah menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju, adalah salah. Faktanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengumumkan secara resmi terkait tindak lanjut rencana reshuffle kabinet.
 

Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
 

Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
 

Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.
 

Referensi:

https://www.medcom.id/nasional/politik/aNraOzWK-jokowi-ancam-reshuffle-menteri-tak-serius-urus-covid-19

https://nasional.kompas.com/berita/14223711-diisukan-jadi-menteri-fadli-zon-halahisu

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191104140558-32-445437/fadli-zon-janji-tetap-kritis-meski-prabowo-jadi-menteri

https://www.suara.com/news/2020/07/03/193027/kapal-asing-terekam-ambil-ikan-di-natuna-fadli-zon-ini-pelecehan-pada-ri
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id
 

 

(DHI)



Sumber