Ciledon – Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkoba jenis ganja menggunakan jasa angkutan logistik. Ganja asal Sumatera itu, diamankan petugas sesampainya di wilayah Merak, Banten.

Pelaku bergeser memanfaatkan jasa logistik itu yang harus kita perketat.

“Jadi awalnya kami menerima laporan warga, bahwa ada aktivitas mencurigakan diduga ada barang berisi narkoba dari Lampung yang akan mengarah ke Banten menggunakan jasa angkutan pengiriman logistik Damri,” ucap Kepala BNNK Cilegon, AKBP Asep Muhsin Jaelani, usai memberikan rilis pada Jumat, 12 Juni 2020. 

Setelah berkoordinasi, kata Asep, kemudian dicek dan ternyata benar ada. Setelah itu dilanjutkan dengan penelusuran hingga ke alamat pengiriman dan ditangkap pelaku yang diduga sebagai pemesan.

Sementara itu, dalam kegiatan penangkapan melibatkan tim berantas BNN Provinsi Banten ini, petugas sedikitnya berhasil mengamankan 15 kg paket ganja kering siap edar. 

Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Tantan Sulistiana mengatakan, tangkapan BNNK Cilegon merupakan pengungkapan terbesar selama satu tahun terahir, dan menurutnya modus penyelundupan narkoba menggunakan jasa ekspedisi logistik merupakan modus yang marak ditengah pademi Covid-19. 

“Sekarang itu kan kondisinya pandemi, orang juga beresiko bawa barang sendiri karena banyak pemeriksaan PSBB. Jadi saat ini pelaku bergeser memanfaatkan jasa logistik itu yang harus kita perketat,” ujar Tantan.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku terancam dijerat dengan pasar 114 ayat 2, pasal 111 ayat 2 dan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup.[]





Sumber