AUSCI meluncurkan program gotong royong Cinta Kasih Tanpa Pilih Kasih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Situasi pandemi mengajarkan banyak hal. Untuk itu, Pertiwi Indonesia dan Alumni University of Southern California Indonesia    (AUSCI) meluncurkan program gotong royong bertajuk “Cinta Kasih Tanpa Pilih Kasih”. Salah satu programnya yakni membagikan ribuan paket sembako, nasi boks dan perlengkapan kebersihan, Sabtu (13/6) lalu.

Putri Wisnu Wardani, anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang juga penggagas Pertiwi Indonesia hadir bersama Anne Sutanto, Dewan Pengawas    AUSCI untuk menyaksikan penyerahan 1.000 paket sembako, 2.000 nasi boks serta 1.000 paket kebersihan, termasuk masker, sabun cuci, hand sanitizer dan hijab dari AUSCI untuk distribusikan oleh Pertiwi Indonesia kepada berbagai lapisan warga masyarakat terdampak pandemi virus Covid-19.   
       
“Kami memilih bergotong royong dengan Pertiwi Indonesia yang memiliki jaringan relawan perempuan di berbagai daerah dan telah berpengalaman dalam mengurus serta menyalurkan berbagai bentuk bantuan sehingga dapat sampai tepat sasaran,” kata Ketua AUSCI Indonesia Lucky Prawiro, dalam siaran persnya, Ahad (14/6).

Bantuan rencananya akan dibagikan di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi antara lain kepada para pemulung, keluarga nelayan dan petugas rumah ibadah dan warga sekitar tiga vihara (Cetiya Tridharma Surya, Vihara Tirta Bhakti, Vihara Sam Kauw Bio Tridharma Satya).

“Bantuan dari AUSCI yang dilengkapi paket kebersihan sangat bermanfaat, apalagi masa PSBB transisi menuju pola hidup baru, selain harus tetap menjaga jarak, harus terbiasa memakai masker dan membekali diri dengan membawa sabun cuci tangan dan hand sanitizer,” ujar Ketua Harian Pertiwi Indonesia, Shinta Omar.

Selain menggalang bantuan untuk berbagai lapisan masyarakat terdampak pandemi Covid-19, baik Pertiwi Indonesia maupun AUSCI masih terus mengupayakan bantuan sembako, nasi kotak dan alat-alat kebersihan.

“Kami memang selalu berusaha menebarkan cinta kasih tanpa pilih kasih, sesuai dengan beragamnya penerima bantuan, apalagi dalam masa pandemi, kami sebisa mungkin bisa berbagi dan peduli akan mereka yang membutuhkan, termasuk membantu mempersiapkan saudara-saudara kita menghadapi pola hidup baru the new normal,” demikian menurut Anne Patricia Sutanto yang juga anggota Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

 



Sumber