Ilustrasi. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com – Bima (20), warga Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur, yang hilang selama 11 hari saat memancing bersama temannya di Selat Makassar, Minggu (31/5), ditemukan meninggal Kamis (11/6) di perairan Sulawesi Tengah. Jenazahnya akan dimakamkan Sabtu (13/6) besok.

Jasad Bima pertama kali ditemukan nelayan Dampelas, Donggala, Sulawesi Tengah yang sedang melaut. Kondisi jasad rusak dan hanya menyisakan pakaian yang dikenakan.

Jasad itu dibawa nelayan ke tepi pantai, dan dievakuasi ke Puskesmas Sabang. Temuan itu menjadi viral di media sosial, hingga sampai ke Balikpapan. Menguat dugaan, jasad itu adalah jasad Bima, yang bilang 11 hari lalu, dilihat dari ciri pakaian.


Aparat dari Polsek Damsol melakukan pengecekan ke Puskesmas dan melakukan identifikasi. Bahkan rencananya jenazah akan dimakamkan karena ketiadaan identitas. Namun rencana itu urung dilakukan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, melakukan konfirmasi ke Polsek Damsol. Akhirnya diketahui, jenazah yang ada di Puskesmas Sabang itu adalah Bima, warga Manggar Balikpapan.

“Tanda-tanda korban, sesuai dengan ciri yang terlihat temannya saat ada di atas kapal. Juga setelah dikonfirmasi oleh keluarga, benar adalah Bima sesuai ciri (pakaiannya),” kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Octavianto, Jumat (12/6).

Jenazah Bima dibawa ke Makassar, Sulawesi Selatan, melalui jalur darat. Rencananya akan diterbangkan ke Balikpapan, Sabtu (13/6) besok, menggunakan pesawat udara. “Korban ditemukan, operasi SAR selesai,” ujar Octavianto.

Untuk diketahui, Minggu (31/5) pagi lalu, Bima bersama sembilan temannya pergi memancing di Selat Makassar. Namun ombak besar yang yang datang membuat Bima yang berada di bagian belakang kapal, tidak lagi terlihat temannya. Diduga dia tersapu ombak. Pencarian sepekan Basarnas dan tim SAR lainnya tidak berbuah hasil. Hingga akhirnya, Bima ditemukan tidak bernyawa, terseret arus deras perairan hingga ke wilayah Donggala, di Sulawesi Tengah. (mdk/cob)



Sumber