PELAIHARI, iNews.id – Polres Tanah Laut, Kalimantan Selatan membentuk tim khusus mengawal penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke nelayan. Tujuannya untuk menghindari pungutan liar dan premanisme.

“Kami mendorong kemudahan nelayan dalam mencari ikan, salah satunya tanpa khawatir akan BBM,” kata Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi di Pelaihari, Selasa (14/7/2020).

Langkah itu menindaklanjuti nota kesepahaman antara Polres Tanah Laut dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atas dukungan penyaluran BBM jenis solar nelayan melalui subpenyalur serta pemberantasan dan pembinaan premanisme.

Cuncun menjelaskan, anggotanya akan benar-benar mengawal mulai proses pengurusan surat rekomendasi BBM bersubsidi bagi nelayan hingga tahap penyalurannya di lapangan.

“Nelayan-nelayan kecil, misalnya, agar mereka mudah mendapatkan rekomendasi minyak. Misalnya, ada surat keterangan kepala desa bahwa benar seorang nelayan. Jadi tidak ada pungli-pungli dan sebagainya,” ujar Kapolres.

Cuncun menyatakan, aksi tanggap petugas mengawal penyaluran BBM ke nelayan tersebut juga merupakan aplikasi dari program kerja Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta untuk mengamankan setiap kebijakan ekonomi pemerintah.

Optimalisasi pengamanan setiap kebijakan pemerintah khususnya bidang ekonomi tersebut diharapkan sektor usaha merasa terlindungi dan kesejahteraan masyarakat tercapai.

“Jangan sampai ada aksi premanisme dan sebagainya. Kami siap menindak tegas demi kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat termasuk teman-teman nelayan yang banyak di Tanah Laut sebagai kawasan pesisir,” ucap Cuncun.
Editor : Faieq Hidayat



Sumber