TOKYO, KOMPAS.com – Otoritas kesehatan Jepang, Nippon Professional Baseball, dan J-League menetapkan jumlah penonton yang menyaksikan langsung laga olahraga maksimal 5.000 orang.

Baca juga: J-League Kembali Lagi, Yokohama FC Berharap Tuah Pemain Tua

Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J1 League atau kasta tertinggi Liga Jepang musim 2015. Jalu Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J1 League atau kasta tertinggi Liga Jepang musim 2015.


“Para penonton harus melalui protokol pencegahan virus corona antara lain dengan memakai masker dan menjaga jarak,” kata pernyataan J-League.

Penyerang Vissel Kobe asal Jerman, Lukas Podolski (tengah), melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam debutnya di J-League melawan Omiya Ardija di Kobe, 29 Juli 2017.
STR/JIJI PRESS/AFP Penyerang Vissel Kobe asal Jerman, Lukas Podolski (tengah), melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam debutnya di J-League melawan Omiya Ardija di Kobe, 29 Juli 2017.

Pada Jumat (10/7/2020), J-League melakukan percobaan laga disaksikan penonton langsung di stadion.

Jumlahnya berangsur naik dari 1.000 orang per stadion.

Kazuyoshi Miura merayakan ulang tahun ke-50 bersama suporter Yokohama FC, 26 Februari 2017.TORU YAMANAKA/AFP Kazuyoshi Miura merayakan ulang tahun ke-50 bersama suporter Yokohama FC, 26 Februari 2017.


J-League 1 sudah melanjutkan kembali kompetisi yang tertunda oleh corona mulai pekan kedua Juli 2020.

Sementara J-League 2 dan J-League 3 bergulir kembali mulai 27 Juni 2020.

Para pemain Jubilo Iwata melakukan selebrasi setelah menang 3-0 atas tuan rumah Tokyo Verdy pada laga J2 League di Stadion Ajinomoto, Tokyo, Minggu (1/11/2015).J LEAGUE PHOTOS Para pemain Jubilo Iwata melakukan selebrasi setelah menang 3-0 atas tuan rumah Tokyo Verdy pada laga J2 League di Stadion Ajinomoto, Tokyo, Minggu (1/11/2015).

Terkini, Jepang mengkonfirmasi 20.700 warganya terinfeksi corona.

Jumlah ini belum terhitung dengan 712 orang dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di depan pelabuhan Yokohama pada Februari 2020.



Sumber