KUPANG, KOMPAS.com – Kapal nelayan KM Kasih 25 yang mengangkut 28 orang tenggelam di antara Perairan Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao, Minggu (5/7/2020) siang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang Emi Frizer mengatakan, dari 28 orang tersebut, dua orang ditemukan meninggal.

Baca juga: Bupati TTU Pecat 4 ASN karena Terlibat Kasus Amoral

Sedangkan 20 orang selamat dan enam orang lain masih hilang.


“Sebanyak 14 orang ditolong oleh nelayan dan selanjutnya dibawa ke Kabupaten Rote Ndao,” kata Emi kepada Kompas.com, Minggu malam.

Sementara, empat orang lainnya, yakni nakhoda kapal, dua anak buah kapal, dan seorang penumpang, diselamatkan tim SAR. Mereka dibawa menggunakan kapal SAR.

Sementara itu kata Emi, dua orang lainnya diselamatkan oleh kru kapal cepat bahari, tujuan Kabupaten Rote Ndao-Kupang.

Dua meninggal

Emi mengatakan, dua korban meninggal belum dipastikan identitasnya. Emi menunggu hasil visum keluar terselbih dulu.

“Kalau daftar nama penumpang dan kru kapal yang selamat, kami sudah dapat semua,” jelasnya.

Baca juga: Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

Emi mengatakan, pencarian terhadap enam penumpang yang hilang masih dilakukan. Pencarian tersebut didukung warga setempat dan polisi.

“Malam ini kita tetap lakukan pencarian. Saat ini di lokasi masih ada RIP 10 Kupang, kapal patroli Satpol Air Kabupaten Rote Ndao dan juga ada lima perahu nelayan,” kata dia.



Sumber