JawaPos.com ‒ Berkas perkara empat tersangka pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 sudah siap dilimpahkan ke Kejari Tanjung Perak. Hanya, pelimpahan tersebut masih menunggu tersangka sembuh. Kini satu tersangka dinyatakan belum sembuh dari Covid-19.

Jaksa I Gede Willy Pramana menyatakan, penyidik dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak kini masih menunggu satu tersangka yang masih positif Covid-19 tersebut sembuh. Selanjutnya, berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejari Tanjung Perak secara bersamaan.

’’Masih dalam pemberkasan sambil menunggu tersangka yang positif dalam perawatan,’’ ujar jaksa Willy, Minggu (12/7).

Setelah tersangka dinyatakan sembuh, perkara baru dilanjutkan. Berkas perkara segera dikirim ke Kejari Tanjung Perak. Sebab, penyidik juga diburu masa penahanan para tersangka. Jika tidak segera dilimpahkan, masa tahanannya dikhawatirkan habis sebelum proses hukumnya rampung.

’’Untuk penyidikan, mereka berpacu dengan masa penahanan tersangka yang ditahan untuk merampungkan berkas,’’ kata Willy yang menjadi jaksa peneliti dalam perkara tersebut.

Setelah berkas dilimpahkan, jaksa punya waktu dua pekan untuk meneliti berkas perkara tersebut. Hanya, prosesnya juga tidak bisa cepat. Pihaknya masih menunggu perkembangan kesehatan tersangka. Perkara bisa dilanjutkan ketika tersangka dipastikan sembuh dari Covid-19.

’’Kami selesaikan sambil menunggu kesehatan para tersangka karena pasti terpapar,’’ ucap jaksa Kejari Tanjung Perak tersebut.

Menurut dia, proses hukum terhadap empat tersangka akan dilaksanakan secara bersamaan. Karena itu, dia masih menunggu tersangka benar-benar sembuh. Jika belum sembuh, lalu tetap dipaksakan, pihaknya khawatir menulari tersangka lainnya. ’’Berkas tetap jalan bersamaan. Cuma teknisnya kami menunggu satu tersangka negatif dulu,’’ ucapnya.

Satu tersangka yang masih positif Covid-19 kini dibantarkan di RS Bhayangkara Surabaya. Sebelumnya, para tersangka dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes swab. Di dalam video berlogo Polrestabes Surabaya yang beredar, keempat tersangka mengakui bahwa mereka positif Covid-19. Dalam video tersebut, mereka juga menyampaikan penyesalan dan meminta maaf kepada masyarakat serta semua pihak. Sebab, aksinya sudah menimbulkan kegaduhan. Selain itu, mereka mengimbau masyarakat lain untuk tidak mencontoh aksinya.

Keempat tersangka sebelumnya mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 di RS Paru Surabaya pada 4 Juni lalu. Mereka adalah M. Isrofil Ramadhan, M. Bagas Putra Pamungkas, M. Angga Dwi Saputra, dan M. Kemal Afkar asal Wonokusumo. Keempatnya membawa paksa pulang jenazah pasien perempuan berusia 48 tahun yang merupakan keluarganya. Lalu, para tersangka juga memakamkannya tanpa prosedur pemakaman pasien Covid-19.

Para tersangka disangka pasal 15 ayat 1 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit. Selain itu, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan serta pasal 214 dan pasal 216 KUHP.

Sementara itu, pernyataan serupa diungkapkan pihak kepolisian. Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan bahwa tersangka belum bisa dilimpahkan selama masih diisolasi di rumah sakit. Sebab, setelah hasil swab test keluar, keempatnya masih positif. Jadi, perlu ada penanganan serius. Hal itu menjadi bukti juga bahwa anjuran penggunaan protokol kesehatan perlu diterapkan. Tujuannya, menghindari hal semacam ini.

’’Masih dalam pantauan. Jika sudah dan dinyatakan bebas Covid-19, tersangka akan dilimpahkan. Tapi, tetap prosesnya mereka harus menjalani swab kembali,’’ ucapnya.

Menurut Truno, mereka harus menjalani tes swab dua kali lebih dulu. Tujuannya, menunjukkan bahwa tersangka sudah benar-benar sembuh. Jika dinyatakan negatif dalam tes tersebut, keempatnya segera diserahkan ke kejaksaan.

Kronologi Kasus Jemput Paksa Jenazah Covid-19

4 Juni

  • Empat orang mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 di RS Paru Surabaya.
  • Mereka memakamkan jenazah tanpa protokol kesehatan.

12 Juni

  • Para pelaku ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

23 Juni

  • Hasil rapid test para tersangka reaktif.
  • Hasil tes swab, hingga kini satu tersangka positif Covid-19.
  • Tersangka yang positif tersebut masih dibantarkan di RS Bhayangkara.

12 Juli

  • Penyidik menyiapkan berkas tersangka. Berkas belum dilimpahkan ke kejaksaan karena tersangka belum sembuh. Dikhawatirkan, pelimpahan tersangka tulari tersangka lain.
  • Berkas empat tersangka akan dilimpahkan secara bersamaan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gas/den/c15/ady



Sumber