Bisnis.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III memastikan kegiatan investasi terus berjalan di tengah pandemi Covid-19 dengan menggandeng pihak swasta yang diwakili oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk berinvestasi pada beberapa proyek strategis yaitu Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa Bali dan marina di Pelabuhan Boom Banyuwangi.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menyebutkan dibutuhkan campur tangan dari semua pihak untuk mewujudkan pembangunan BMTH dan marina di Pelabuhan Boom Banyuwangi dalam mewujudkan pariwisata maritim pertama di Indonesia. Terlebih, kata dia, menjelang tatanan normal baru diharapkan industri pariwisata harus bisa dibangun dan hidup kembali.

“Menjelang tatanan normal baru diharapkan industri pariwisata harus bisa dibangun dan hidup kembali,”jelasnya melalui keterangan resmi, Rabu (10/6/2020).

Sementara itu, Kepala BKPM Bahlil mengatakan peran pengusaha khususnya Hipmi di era normal baru ini sangat diharapkan mampu membangun ekosistem sistem usaha yang sehat serta berperan aktif dalam membangun ekonomi bangsa pasca pandemi seperti saat ini.

“Di era normal baru ini, pengusaha harus bisa bersama membangun ekosistem usaha yang sehat dan anggota Hipmi harus jadi garda terdepan untuk membangun ekonomi bangsa,” ujar Bahlil.

Sementara Ketua Hipmi Mardani H Maming mengharapkan para pengusaha bisa berperan aktif menggerakkan perekonomian bangsa, sehingga harapannya UMKM khususnya di bawah Hipmi juga bisa lahir sebagai puncak perekonomian bagi bangsa dan negara.

Bali Maritime Tourism Hub atau BMTH sendiri merupakan salah satu proyek strategis yang sedang dikerjakan oleh Pelindo III guna meningkatkan perekonomian bali melalui wisata maritim dan kunjungan wisatawan dari jalur laut. Saat ini Pelabuhan Benoa Bali sedang di tata ulang untuk dijadikan wisata maritim dan terminal cruise atau kapal pesiar terbesar di Indonesia.

Konten Premium Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.





Sumber