Ambon – Operasi pencarian warga Sinjai, Sulawesi Selatan oleh tim SAR dari Kantor Basarbas Ambon belum membuahkan hasil. Rizal masih hilang di antara perairan Pulau Banda dan Ambon, Maluku setelah terjatuh dari KM Astri 02, Minggu 5 Juli 2020.

“Untuk pencarian hari ke dua hingga pukul 17.00 WIT sore tadi, Rizal belum juga ditemukan,” kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin kepada Tagar, Senin, 6 Juli 2020.

Ia mengatakan, dalam pencarian ABK kapal yang terjatuh itu, sedikit terkendala cuaca buruk. Namun, semangat dari tim pencarian terus melakukan pencarian sesuai SOP.

Untuk pencarian hari ke dua hingga pukul 17.00 WIT sore tadi, Rizal belum juga ditemukan.

“Selain nihil, pencarian juga tidak maksimal karena cuaca ekstrim dan ombak,” ujar dia.

Rizal terjatu dari Kapal KM. Astri 02 sekira pukul 01.30 WIT. Dimana, terjatuhnya warga Sulawesi Selatan tanpa diketahui nahkoda kapal dan ABK lainnya yang diketahui sedang tertidur, saat melakukan perjalanan dari oprasi penangkapam Ikan di perairan laut Aru menuju Kota Ambon.

Ia mengambil alih kemudi kapal saat nahkoda tertidur. Di tengah perjalanan Nahkoda sempat terbangun dan melihat korban masih mengambil alih kemudi kapal. Nahkoda kemudian tertidur. Saat sekira pukul 01.30 wit itu, ia terbangun dan melihat korban sudah tak ada.

Nahkoda dan ABK lainnya mencoba mencari korban. Hampir satu jam pencarian di atas kapal, Rizal tak lagi ditemukan. Nahkoda memutuskan melanjutkan perjalanan ke Kota Ambon dan tiba di pelabuhan PPN Tantui, pukul 06. 30 wit.

Setelah sampai, lanjut Muslimin sebelumnya, kejadiaan terjatuhnya korban dari kapal itu lalu melaporkan ke Kantor Basarnas Ambon melalui Nahkoda. Setelah menerima info, penyebab jatuhnya korban ke laut yang diperkirakan karena terpeleset saat mencoba memperbaiki lampu yg rusak pada tiang buritan kapal.

“Unsur yang terlibat dalam pencarian selain dari Tim Kansar Ambon, juga ikut Polair Polda Maluku dan Syabandar,” sebut Muslimin. []





Sumber