JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) berencana menambah 15 kapal produksi dalam negeri dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Hal tersebut sejalan dengan rencana penambahan 48 kapal.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, 15 kapal dalam negeri tersebut akan bekerja sama dengan 3 perusahaan galangan kapal BUMN yang tergabung dalam Klaster Industri Manufaktur (KIM), yakni, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero), serta PT Industri Kapal Indonesia (Persero).

“Kami sudah membuat perencanaan dalam 5 tahun ke depan. Jumlah dan jenis kapal yang dilakukan Pertamina Group dan berapa yang bisa dibangun di dalam negeri, jadi ada 15 (unit),” katanya dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Pertamina dengan BUMN Galangan Kapal, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Harga Benur Kian Mahal, Tanda Eskpor Benih Lobster Bisa Lemahkan Budidaya


Adapun jenis-jenis kapal yang akan dibangun, mulai dari tipe General Purpose (GP) 6 hingga ada yang lebih kecil GP 9. 

Selain pengadaan kapal tangker, Pertamina juga akan menjalin kerja sama perawatan dan perbaikan kapal bersama ketiga perusahaan pelat merah tersebut.

Menurut Nicke, berbagai kerja sama yang dilakukan dengan perusahaan galangan BUMN sejalan dengan komitmen peningkatan kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kapal milik Pertamina.

“Tentu ini langkah yang strategis dalam rangka memperkuat industri perkapalan nasional. Ini bentuk komitmen Pertamina mendukung penguatan dalam negeri,” tuturnya.

Baca juga: Wamen BUMN Sebut Luhut Kerap Tanya Pengeluaran Pertamina, Mengapa?

Sementara itu, Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Mulyono mengatakan, saat ini kebutuhan kapal Pertamina mencapai 270 unit.

Namun, Pertamina baru memiliki sekitar 30 persen dari total kebutuhan tersebut.

“Kebutuhan pertamina, sekarang ini 270 kapal. Dengan adanya 48 kapal tambahan, kita memiliki 20-30 persen saja kebutuhan kapal Oertamina. Jadi masih banyak peluang,” ucapnya.

Baca juga: 400 Karyawan Garuda Indonesia Pilih Pensiun Dini



Sumber