JawaPos.com – Kamera konvensional sebagian terpuruk karena pandemi Covid-19. Sementara tren fotografi mobile dengan smartphone tengah meningkat. Namun, Sony tetap ambisius dengan produk anyar yang akan dihadirkan. Sony menjanjikan bakal menghadirkan kamera mirrorless full frame penerus a7S II dan akan segera muncul.

Dilansir dari DPreview, Senin (6/7), Executive Sony Kenji Tanaka bicara soal kamera Sony dan tren bisnisnya di tengah pandemi Covid-19. Di tengah pandemi Covid-19, dirinya menyebut kalau secara produksi, wabah global yang bermula dari Tiongkok ini jelas membawa dampak bagi Sony.

“Ini jelas berdampak pada produksi, dan pada pengadaan pasokan. Tetapi kami sedang bekerja dengan semua pemasok kami untuk meminimalkan ini. Kami memiliki dua basis manufaktur, Tiongkok dan Thailand, yang membantu, dan sebagian besar masalah pasokan dan logistik kini telah diatasi. Operasi di pabrik kami telah dilanjutkan,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan, dampak jangka panjang pada bisnis kamera Sony sangat kecil pada produksi dan logistik. Namun demikian, dirinya mengamini kalau permintaan kamera secara umum telah menurun.

“Seluruh dunia dipengaruhi oleh Covid-19. Namun ada banyak tanda positif. Sebagai contoh di Tiongkok, penjualan di gala belanja 18 Juni lebih tinggi dari tahun lalu. Kami mengalami permintaan kuat untuk saluran premium kami, seperti Alpha 7 Mark III dan Alpha 7R Mark IV,” lanjutnya.

Sementara ketika ditanya soal penerus kamera Alpha 7S Mark II, atau terkait line-up ‘S’ digantikan oleh a7 III dan a7R IV, dirinya mengaku telah menerima banyak permintaan terkait kamera yang andal untuk videografi itu. Sebagai informasi, lewat perangkat A7, Sony memang menargetkan segmen yang andal untuk kebutuhan fotografi dan videografi sekaligus.

“Kami telah menerima banyak permintaan, terutama dari pembuat konten video profesional, dan saya dapat mengonfirmasi bahwa penerus Alpha 7S II akan datang, akhir musim panas ini. Saat ini kami sedang fokus pada peluncuran kamera baru, dan itu akan menjadi desain ulang lengkap seluruh sistem, termasuk sensor gambar. Semuanya baru,” bebernya.

Dirinya berharap langkah tersebut akan memenuhi dan melampaui harapan dan permintaan pelanggan. Dia juga sangat yakin bahwa model baru yang akan dihadirkan nanti akan memenuhi tuntutan mereka.

“‘S’ pada awalnya berarti ‘sensitivitas’, tetapi sekarang saya pikir itu harus berarti tertinggi dalam hal kualitas gambar, dan ekspresi. Itu berasal dari memiliki piksel yang sangat besar. Saya pikir banyak profesional dan pengguna kelas atas akan menikmati kamera baru ini,” tegas Tanaka.

Soal penerus kamera a7S II, Tanaka tidak membeberkan secara detail spesifikasi model A7S yang baru, tetapi ketika ditanya jenis fitur apa yang telah diminta oleh pengguna, dia mencatat hal-hal seperti video 4K pada 60fps, 10-bit 4: 2: 2, dan seterusnya. Tetapi apakah itu petunjuk dari apa yang akan datang masih harus dilihat.

“Terutama hal-hal seperti 4K/60p, 10-bit 4: 2: 2. Sungguh yang Anda harapkan,” tandas Tanaka.

Saksikan video menarik berikut ini:



Sumber