Tersangka SF menjanjikan kepada dua ABK dapat bekerja dengan layak. Padahal, saat bekerja keduanya tidak diperlakukan baik dan tidak mendapatkan hak yang sesuai.

“Pelaku melakukan dugaan TPPO dengan cara melakukan perekrutan dan pengiriman WNI dengan iming-iming (penipuan) gaji yang besar serta dieksploitasi untuk melakukan pekerjaan kasar,” ujar Ferdy.

Sampai Kamis pagi, para pelaku masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik. Polisi juga belum mengungkapkan barang bukti dalam penangkapan.





Sumber