loading…

PONOROGO – Para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Gontor, Kabupaten Ponorogo, yang hasil rapid testnya reaktif, langsung dikarantina di Wisma Darussalam, yang ada di Desa Gontor.(Baca juga: Umat Nasrani Mojokerto Gelar Ibadah dengan Protokol Kesehatan)

Langkah ini dilakukan pengelola Ponpes Modern Gontor, sebagai upaya menekan penularan COVID-19 di kalangan para santri. Sementara 11 santri yang dinyatakan positic terpapar COVID-19, saat ini dirawat intensif di rumah sakit.

Wisma Darussalam yang dijadikan tempat karantina bagi para santri yang hasil rapid testnya reaktif, merupakan hotel yang dikelola oleh Ponpes Modern Gontor. Selama masa karantina, para santri juga dalam pengawasan ketat tim medis.

(Baca juga: Pemprov Jatim Minta Kemendagri Kaji Ulang SE Gubernur Bali)

Juru Bicara Satgas COVID-19 Ponpes Modern Gontor, Adib Fuadi Nuriz mengatakan, saat ini ada 32 ruangan yang disiapkan untuk karantina para santri yang hasil rapid testnya dinyatakan reaktif.

“Di tempat karantina tersebut, terdapat ruang khusus dokter dan logistik. Semua wali santri dan masyarakat kami imbau tetap tenang, karena kami melakukan penanganan secara profesional,” tegasnya.

(Baca juga: Gasak Uang Juragan Emas, Warga OKU Dibekuk Polisi)

Setelah sebanyak 11 santri dinyatakan positif COVID-19, dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pengelola Ponpes Modern Gontor, langsung melakukan rapid test terhadap 1.798 santri, pengajar, dan pekerja.

Sementara, untuk dituasi di Ponpes Modern Gontor 2, dan Ponpes Modern Gontor 1, serta semua cabang Ponpes Modern Gontor, masih aman dan jam belajarnya telah dikurangi. Protokol kesehatan juga diterapkan secara ketat.

(eyt)



Sumber