Jakarta: Relawan Jaringan Warga Jakarta Utara (Jawara) Anies-Sandi mengecam reklamasi Ancol, Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didesak membatalkan izin reklamasi itu.
 
Koordinator Jawara Sanny Irsan mengatakan pada Pemilihan Gubernur 2017 pihaknya mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno karena janji kampanye menolak reklamasi. Namun, Anies justru mengeluarkan izin reklamasi Pantai Ancol Senin, 24 Februari 2020.
 
“Menurut kami, Pak Anies sudah menyalahi janji kampanyenya. Aneh sekali saat ini kok Pak Anies bisa tergoda oleh godaan pengembang,” kata Sanny di Ancol, Jakarta Utara, Minggu, 5 Juli 2020.




Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Kekecewaan tak hanya datang dari para pendukung Anies. Perwakilan nelayan juga turut menyuarakan penolakan terhadap reklamasi Ancol. Perwakilan nelayan Jakarta Utara, Muhammad Tahir, mengatakan kebijakan Anies mencederai hati pihaknya.
 
Baca: Reklamasi Ancol Dianggap Matikan Nelayan Teluk Jakarta
 
“Bila ini benar-benar dilaksanakan artinya 17 pulau yang sudah direncanakan sebelumnya itu akan berjalan. Jadi kami masyarakat nelayan se-Teluk Jakarta menolak keras kebijakan yang dikeluarkan oleh Gubernur kita ini,” kata Tahir.
 
Anies mengizinkan perluasan kawasan rekreasi Dufan kurang lebih 35 hektare dan Taman Impian Ancol Timur kurang lebih 120 hektare. Izin diterbitkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 ditandatangani Anies pada 24 Februari 2020.
 

(OGI)



Sumber