Penyintas Rohingya sebelumnya berpindah ke lokasi baru pada hari Jumat (10/7).

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE — Selama dua hari yaitu Sabtu dan Ahad, Rumah Zakat Action turut serta mencukupi kebutuhan pangan untuk penyintas Rohingya. Hal ini dilakukan setelah penyintas berpindah ke lokasi baru pada hari Jumat (10/7).

Adapun bantuan yang diberikan selama dua hari itu berupa makan pagi, siang dan malam sebanyak 125 paket per waktu makan. “Alhamdulillah, kegiatan dan pembagian makanan selama dua hari ini dapat terlaksana dengan baik,” ucap
Kak Uye, salah satu koordinator PFA.

Seperti diketahui, sampai saat ini para relawan dan warga masih terus memberikan bantuan kepada para penyintas Rohingya yang berada di Aceh.

Sebelumnya, Rumah Zakat Action kembali mengundang Ustaz Alpin sebagai
pengisi Khutbah Jumat (10/7), untuk para penyintas Rohingya yang berada di bekas Kantor Imigrasi. Dalam khutbahnya, Alpin menyampaikan kisah teladan Rasulullah SAW saat beliau hijrah ke Thaif.

Ustaz tersebut juga didampingi translator agar para penyintas dapat memahami apa yang disampaikan. Setelah itu, sore harinya dilakukan pemindahan para penyintas dari tempat awal (bekas kantor Imigrasi Lhokseumawe) menuju tempat baru yaitu Kantor BLK di Desa Kandang Mee.

Proses pemindahan juga disertai dengan proses seremonial berupa penyerahan dari pihak imigrasi kepada pihak Pemerintah Kota Lhokseumawe. Relawan juga turut membantu tim logistik dalam proses pemindahan barang ke tempat baru.

“Semoga dengan menempati tempat baru ini, akan membuat penyintas Rohingya nyaman dan aman,” kata Riki selaku Komandan Lapangan.



Sumber