11 June 2020, 17:10 WIB

Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Sebanyak 80 mal di Jakarta akan buka kembali pada Senin (15/6) mendatang. Gubernur Anies Baswedan meminta pengelola pusat perbelanjaan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang ketat terhadap pengunjung dan stafnya.

Jaminan yang harus diberikan pengelola mal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di mal. Selama dua bulan, sejak 10 April lalu mal-mal di Ibu Kota tutup lantaran adanya aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Bila pengelola pusat perbelanjaan disiplin, maka pengunjung akan ada rasa tenang. Kalau tenang, maka kegiatan ekonomi bisa bergerak. Tapi bila pengelola mal tidak memberikan rasa aman, maka pengunjung tidak akan datang ke tempat yang berisiko,” kata Anies saat berada di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara untuk memantau kesiapan mal tersebut, Jakarta, Kamis (11/6).

Pengelola mal wajib membatasi jumlah pengunjung sebesar 50% dari biasanya. Pengunjung juga dipastikan menjaga jarak aman saat di dalam mal. Pengumpulan orang dalam satu tempat lebih dari lima orang yang dicegah.

Baca juga: Polri Tangkap Pelaku Perdagangan Dua WNI ke Kapal Tiongkok

“Tadi saya saksikan ada simulasinya cara menghitung pengunjung ketika masuk mal, kemudian saat pengunjung masuk cafe, toko. Untuk jarak aman diperlukan guidance (arahan) yang jelas bagi pengunjung agar tahu dan wajib pakai masker,” jelas Anies.

Pengelola mal diminta tidak abai terhadap protokol kesehatan yang ketat tersebut. “Saya berharap pusat perbelanjaan menjadi tempat di mana risiko penularan bisa dikendalikan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat menuturkan pihaknya telah memerintahkan kepada semua pengelola mal untuk mematuhi protokol tersebut.

“Kepada seluruh anggota asosiasi pengelola pusat belanja di DKI yang jumlahnya 80 pusat belanja untuk melengkapi atau menyempurnakan persiapan menuju pembukaan,” tandas Ellen. (OL-14)

 





Sumber