ILUSTRASI. Start up BukuWarung catat transaksi industri restoran anjlok 70% terdampak pandemi Covid-19, Kamis (11/6)

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Start up BukuWarung yang memiliki spesifikasi sebagai aplikasi pencatatan keuangan yang ditujukan untuk membantu usaha mikro kecil dan menengah, mencatat bahwa jumlah transaksi di industri restoran anjlok hingga 70% dengan pendapatan turun hingga 80%.

Tak jauh berbeda dengan sektor restoran, industri olahraga & hobi dan toko bangunan juga merasakan hal sama. Sektor usaha toko bangunan alami penurunan transaksi 50% dan penurunan pendapatan 65%. Kemudian Industri olahraga & hobi bahkan mengalami penurunan hingga 90% dari segi pendapatan dan 50% penurunan transaksi.

Hal tersebut tak lain lantaran dampak adanya pandemi virus corona (Covid-19). Data-data tersebut dihimpun dari seluruh pengguna aplikasi BukuWarung yang ada ini 34 provinsi di Indonesia, yang saat ini berjumlah 500.000 user periode Februari – Mei 2020

Baca Juga: Pandemi Covid-19 lebarkan pasar ritel startup pesan antar hasil laut

Pendiri BukuWarung Abhinay Peddisetty mengatakan pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat secara umum berubah dari kebiasaan mereka yang dulu. Ia menambahkan perlu adanya inovasi agar bisnis tetap relevan dengan tatanan kehidupan yang baru atau new normal.

“Sementara, mereka yang meraup keuntungan dari perubahan kebiasaan ini harus bisa dengan bijak dalam pengelolaan, jangan sampai bisnis tidak siap menghadapi lonjakan yang terjadi dalam kurun waktu yang singkat,” jelas Abhinay dalam keterangan pers yang diterima Kontan.co.id pada Kamis (11/6).

Dampak yang berbeda justru dirasakan oleh beberapa industri dengan adanya imbauan untuk tetap tinggal di rumah, work from home, belajar dan beribadah di rumah beberapa waktu lalu.

Usaha pulsa dicatat oleh BukuWarung mengalami peningkatan pendapatan hingga 1000%, usaha kecantikan/kesehatan yang meningkat 800%, logistik yang meningkat hingga 400%, industri laundry yang meningkat 300%, dan sektor online shop meningkat 200%.

Adapun kenaikan transaksi sektor usaha tersebut dari data BukuWarung ialah usaha pulsa mengalami kenaikan transaksi 400%, usaha kecantikan/kesehatan 200%, logistik naik 300%, usaha laundry naik 300% transaksi, dan online shop naik 200% transaksi selama pandemi Covid-19.

Kondisi yang terjadi di industri UMKM sekarang ini, baik penurunan maupun peningkatan jumlah pendapatan perlu disikapi dengan bijak oleh UMKM.

Baca Juga: Start up pengantaran hasil laut kini mulai andalkan segmen ritel

“Salah satu tatanan kehidupan baru atau new normal adalah pemanfaatan teknologi digital. UMKM harus sadar bahwa pemanfaatan teknologi, dimanapun tempatnya sudah tak terelakan lagi. Adopsi tersebut bisa dimulai dengan hal kecil, seperti pencatatan keuangan dan manajemen internal bisnis,” jelasnya.

BukuWarung sendiri diungkapkan Abhinay selalu berusaha menjadi mitra terbaik UMKM dalam hal pencatatan. Selain pencatatan keuangan dan utang pelanggan kami juga memiliki fitur untuk pengingat melalui SMS.

Diketahui BukuWarung juga memiliki fitur Multi pembukuan yang bisa mengelola catatan banyak bisnis dalam satu akun.

Abhinay menyebut fitur ini sangat cocok bagi mereka yang di tengah pandemi ini mencoba peluang di lini bisnis baru. Yang nantinya membantu pemilik usaha melakukan keputusan yang tepat, serta memonitor perkembangan usahanya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Sumber