Sejak dibukanya sektor usaha di masa pandemi COVID-19, ada beberapa kasus penyebaran COVID-19 di tempat kerja. Awal Juli 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi mengonfirmasi area PT Unilever Indonesia, tepatnya Savoury Factory menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

Lalu pernyataan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada 8 Juli 2020, yang menyebut lonjakan kasus di wilayahnya berasal dari klaster perusahaan mencapai 33 persen, yaitu perusahaan garmen, BUMN, dan minyak dan gas (migas).

Lokasinya ada yang di pelabuhan dan kasus PT HM Sampoerna, khususnya pabrik Rungkut 2, Kota Surabaya, Jawa Timur juga menambah kasus penyebaran COVID-19 di tempat kerja.

“Kasus-kasus di atas tentunya menjadi petunjuk bahwa memang tempat kerja menjadi area rawan penyebaran COVID-19. Ini harus menjadi warning bagi Pemerintah dan pengusaha, papar Timboel.

“Jangan sampai pekerja yang terinfeksi COVID-19 di tempat kerja semakin banyak, yang juga akan menularkan kepada keluarganya di rumah, sehingga menambah jumlah rakyat kita yang terinfeksi COVID-19.”



Sumber