JAKARTA – Badan pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) bekerja sama dengan Uni Eropa menyelenggarakan kuliah umum virtual dengan main speaker Head of International Relations Unit DG MOVE European Commission, Mr Harvey Rouse. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan wawasan tentang penyelenggaraan transportasi di Uni Eropa kepada taruna di sekolah-sekolah Kementerian Perhubungan.

Kuliah umum bertajuk Current Transportation Condition in the European Union and Its Challenges diikuti 955 peserta yang terdiri dari para taruna, dosen, serta pegawai ini dibuka Sekretaris BPSDMP, M Popik Montanasyah dan sebagai joint host Head of Economic and Trade Section European Union Delegation to Indonesia and Brunei, Mr Raffaele Quarto. 

Dalam sambutannya, Popik memberikan apresiasi kepada European Commission dan European Union Delegation for Indonesia and Brunei Darusalam, atas kerja sama dan kesediaannya hingga kuliah umum ini dapat terlaksana dengan baik.

“Seperti yang kita ketahui bersama negara-negara Eropa memiliki teknologi dan sistem manajemen transportasi yang maju. Dengan kuliah umum ini kami harap para pembicara dapat membuka wawasan para taruna terkait teknologi, sistem managemen transportasi, kondisi transportasi di Uni Eropa saat ini melalui sharing information and knowledge,” kata Popik, di Jakarta, Minggu (5/7).

Popik menggunakan kesempatan kuliah umum ini untuk memperkenalkan BPSDMP. BPSDMP mengelola 26 sekolah dan lembaga Diklat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah taruna sekitar 16.000 orang. Dijelaskan tentang strategi BPSDMP dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusannya agar mampu bersaing di industri transportasi nasional maupun internasional, yang salah satunya berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam dan luar negeri.

Melalui kegiatan semacam ini, menurut Popik, secara tidak langsung mengasah kemampuan berbahasa asing taruna saat menyerap informasi dan menumbuhkan rasa percaya diri saat ikut aktif berdiskusi dan untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman tentang kondisi transportasi saat ini. 

”Sesuai arahan Menteri Perhubungan dan Kepala BPSDMP, untuk mewujudkan salah satu fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait pengembangan SDM, BPSDMP fokus agar selain memenuhi standar nasional dan internasional, lulusan BPSDMP juga dibekali dengan soft skill seperti kemampuan berbahasa asing, disiplin dan mempunyai karakter tangguh,” katanya.

Pengembangan SDM 

Pada kesempatan yang sama, Head of Economic and Trade Section European Union Delegation to Indonesia and Brunei, Mr Raffaele Quarto menyampaikan pengembangan SDM merupakan hal yang penting bagi setiap negara. Melalui kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi kesempatan yang baik bagi kedua belah pihak untuk belajar terkait kondisi transportasi saat ini.

“Pengembangan SDM merupakan prioritas bagi hampir seluruh negara di dunia. Melalui kuliah umum ini semoga dapat menjadi salah satu kesempatan untuk mengembangkan wawasan dengan saling bertukar pengetahuan terkait kondisi transportasi saat ini,” katanya. 

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut, Capt Sahattua Simatupang; Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Soeharto; dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, Heri Sudarmadji yang juga menyampaikan apresiasi dan ikut aktif berdiskusi tentang bagaimana pengelolaan sistem transportasi di masa pandemi Covid-19 dalam mendukung kelancaran distribusi logistik di negara-negara Uni Eropa. mza/N-3



Sumber