Etti belum bisa pulang ke kampungnya di Majalenga karena harus menjalani karantina.

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA — Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Majalengka, Eti Rohaeti binti Toyib Anwar, yang sebelumnya lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, tak bisa segera pulang kampung. Pasalnya, warga Desa Cidadap, Kecamatan Cingambul itu dinyatakan positif Covid-19. “Iya betul,” ujar Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Majalengka, Alimudin, saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kepastian status kesehatan Eti, Senin (13/7).

Setelah sempat dipenjara sekitar 19 tahun hingga akhirnya lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, Eti telah kembali ke Indonesia pada 6 Juli 2020. Namun, dia tidak bisa langsung pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Majalengka karena harus menjalani karantina dan pemeriksaan swab terlebih dulu.

Dari hasil pemeriksaan swab itulah, Eti dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, Eti menjalani isolasi di Wisma Atlet Jakarta. “Rencana pemulangannya (ke Majalengka) jadi tertunda,” kata Alimudin.

Selain Eti, seorang warga Kabupaten Majalengka lainnya juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Warga asal Kecamatan Kadipaten itu bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta. Menurut Alimudin, pasien tersebut sudah dinyatakan positif Covid-19 sejak di Jakarta. Saat ini, yang bersangkutan dirawat di RSUD Cideres Majalengka.

Dengan penambahan dua kasus tersebut, maka total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka hingga Senin (13/7) mencapai sembilan orang. Dari jumlah itu, dua orang menjalani perawatan, enam orang sembuh dan satu orang meninggal dunia. 

sumber : Antara



Sumber